Introvert HR. Tiba-tiba saja saya melabeli diri saya dengan istilah itu. Kenapa gerangan? Karena yang ada dalam bayangan saya, seorang HR (human resource)
itu kudu lincah, loncat sana, loncat sini, observasi karyawan, menjalin
hubungan interpersonal dengan banyak manusia dalam suatu perusahaan,
yaah begitulah. Dilihat dari kualifikasinya yang biasa dicantumkan di
job-advertise saja.. rasanya.. aduuh, bukan gue banget. HRD? Iiih,
ngapain sih kerjaannya. Itu saya ketika menempuh kuliah S1 Psikologi di
Unesa.
Fresh graduated. No experience. Lalu tiba-tiba nyemplung di dunia ke-HR-an adalah sesuatu yang membuat saya frustasi (mungkin). Di sebuah lembaga yang sedang develop, mencoba membangun identitas diri, mencoba melebarkan sayap ke kancah dunia, ... oh Rabbi, kuatkan hamba-Mu.
Oke, baiklah. Ini memang sedikit banyak melelahkan. Namun demikian, terimakasih Allah.. sudah dipertemukan dengan orang-orang yang luar biasa di sini, sudah diajarkan ilmu yang insyaAllah bermanfaat. Terimakasih.. sudah mengajariku untuk menjadi lebih kuat dengan cara-Mu.
#LMI semoga selalu diberkahi